Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

POLITIK

PKS : Eksekutif Jatuhkan Pamornya Sendiri

badge-check

Pedagang : Sudah Seharusnya Dewan Tolak Kebijakan Yang Merugikan Rakyat

SUMBER, Rencana renovasi Pasar Pasalaran semakin terkatung-katung. Setelah pedagang tidak mau menempati pasar darurat, muncul polemik partai tertentu telah memainkan isu ini untuk menjatuhkan pamor eksekutif.

Terkait pemberitaan tersebut, Arif Rahman, ST. menyatakan bahwa sikap fraksinya yang selama ini mengkritisi rencana renovasi pasar Pasalaran semata-mata untuk merespon aspirasi para pedagang.

Kalau dengan sikap tersebut kemudian pamor eksekutif menjadi turun, itu konsekuensi dari sikap pemerintah yang tidak lagi mau mendengar suara rakyat. “Pemerintah adalah pelayan rakyat, ketika pelayan melakukan sesuatu yang tidak diinginkan oleh yang memberikan amanah, otomatis pamornya akan jatuh”, ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Cirebon ini.

Arif menegaskan bahwa sejak awal fraksinya sudah mengingatkan eksekutif tentang tidak tepatnya pengembangan pasar Pasalaran di lokasi sekarang. Adanya potensi penolakan pedagang dalam rencana renovasi pasar pasalaran juga sudah disampaikan. Namun Dinas Perindustrian dan Perdagangan selalu menyatakan bahwa pedagang yang menolak renovasi hanya segelintir orang.

“Sekarang terbukti yang terjadi justru sebaliknya, pedagang yang setuju renovasi dan mau menempati pasar darurat jumlahnya sangat sedikit”, ungkapnya.

Di tempat terpisah, Ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon, Nasirudin menyatakan bahwa berbuat onar bukan tradisi PKS. Tradisi perjuangan PKS adalah amar makruf nahi munkar, menyampaikan pendapat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat agar didapat nilai kebaikan yang optimal. “Dalam konteks kasus Pasar Pasalaran, anggota DPRD dari PKS sudah mengingatkan pemerintah daerah, bahwa merencanakan renovasi tanpa persetujuan pedagang akan menuai masalah”, ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan pedagang pasar Pasalaran menyampaikan apresiasi terhadap anggota DPRD yang mau mendengarkan dan memperjuangkan keluhan Sementara itu, perwakilan pedagang pasar Pasalaran menyampaikan apresiasi terhadap anggota DPRD yang mau mendengarkan dan memperjuangkan keluhan para pedagang. “Wakil rakyat tidak seharusnya menjadi penyetempel kebijakan eksekutif yang jelas-jelas tidak dikehendaki oleh rakyat”. ungkap H. Takbir diamini pedagang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Anonim

    incredible party. thanks PKS

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK