Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

POLITIK

KH. Ali Murtadho, MA. : Selamat dan Apresiasi Buat PKS atas Sikapnya Menolak Rencana Kenaikan BBM

badge-check



SUSUKAN- Dalam silatkoh (silaturahmi tokoh), kali ini Kamis, 6 April 2012 jajaran pengurus Bidang Pembinaan Ummat DPD PKS Kabupaten Cirebon berkunjung ke rumah ketua tanfiziyah NU Kabupaten Cirebon KH. Ali Murtadho, MA. Turut serta pada kesempatan iniketua DPD PKS Kabupatebn Cirebon Nasirudin. Dalam pertemuan kekeluargaan tersebutKH. Ali Murtadho, MA memberikan wejangan sekaligus harapan kepada jajaran pengurus PKS Kabupaten Cirebon untuk lebih cepat tanggap terhadap permasalahan ummat sehingga masyarakat bisa mengenal bahwa PKS beda dengan partai lainnya dari sisi kepedulian dan komitmennya terhadap permasalahan-permasalahan ummat dan masyarakat.

Pimpinan Pesantren Ihyaa’ Ulumuddin Susukan ini juga menyampaikan bahwa masyarakat Cirebon adalah masyarakat yang cerdas dan rasional sehingga bisa memilah dan memilih mana lembaga /partai yang serius memahami dan mengurusi masyarakat dan yang cuman mengklaim. Karena itu tidak heran kalau beliau juga menyampaikan selamat dan apresiasi terhadap langkah yang diambil PKS dengan menolak rencana kenaikan BBM yang diusulkan pemerintah padahal PKS adalah bagian dari partai koalisi.

Di sela-sela obrolan, Ketua BPU, Nurul Ain Akyas meminta pendapat KH. Ali Murtadho, MA tentang asumsi tentang adanya warga NU yang alergi dengan PKS. Beliau menanggapi bahwa itu sikap oknum warga NU yang dilatarbelakangi adanya sikap dari simpatisan PKS yang dirasa berbeda dengan kebiasaan kalangan nahdliyyin. KH. Ali Murtadho, MAmenegaskan bahwa NU sebagai institusi terbuka dengan partai apapun sebagaimana PKS sebagai partai tentu juga membuka diri bagi seluruh warga negara Indonesia termasuk warga nahdliyyin karena semua partai bersifat pelangi dilihat dari latarbelakang anggotanya.

KH. Ali Murtadho, MA juga berpesan kepada PKS untuk bersama-sama dengan NU mengembangkan budaya demokrasi kritis konstruktif dan budaya toleran ditengah tengah dinamika masyarakat. Beliau memberikan contoh dikalangan warga nahdliyyin perbedaan paham dalam pengamalan hal-hal yang bersifat furu’iyyah ijtihadiyah itu biasa terjadi bahkan instruksi dari pimpinan tertinggi sekalipun dalam hal furu’iyyah masih membuka ruang diskusi dikalangan kiai-kiai lokal.

Diakhir obrolan, BPU dan Ketua DPD mengucapkan terimakasih atas arahan dan curah pengalaman yang disampaikan KH. Ali Murtadho, MA serta meminta beliau untuk bisa hadir di kegiatan PKS untuk memberikan nasihat-nasihatnya. Menanggapi undangan dari BPU untuk hadir di acara tersebut beliau dengan antusias menyatakan kesediaannya.(AKS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Assalamu' alaikum Wr. Wb.,
    Saya rasaini semua karna adanya politik negara yang tak pernah puas dengan uang rakyat Kang Tadho, terimakasih
    Wassalamualaiku Wr, Wb.,
    Ttd: Junaidi

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK