Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

POLITIK

Hidayat Nur Wahid Serukan Agar Pemerintah Meminta Maaf Pada Keluarga Pemudik yang Meninggal

badge-check

PKS Cirebon News- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga-keluarga pemudik, yang ingin pulang kampung tapi terkena musibah dan meninggal.

Menurut Hidayat, seharusnya permasalahan seperti ini tidak boleh terjadi, karena macet terjadi setiap tahun, bukan hanya lebaran, tapi juga libur panjang, tahun baru, dan natal. Sehingga, mestinya pemerintah mengeluarkan langkah-langkah solutif untuk mengurangi dampak seperti ini.

”Menurut saya, pemerintah penting untuk menyampaikan permintaan maaf‎ dan belasungkawa kepada mereka-mereka yang menjadi korban dari kemacetan panjang dan akhirnya mereka meninggal, karena tidak sedikit sampai 18 orang,” kata Hidayat, saat open house di rumah dinas, Jakarta, Kamis, 7 Juli 2016.

Sampai hari ini, Hidayat menyatakan, belum mendengar pernyataan belasungkawa, baik dari presiden atau menteri, termasuk pihak-pihak yang bertanggungjawab secara langsung terhadap masalah ini. ”Jadi menurut saya penting pemerintah melakukan ini,” ucapnya.

Karena itu, pemerintah harus mencegah jatuhnya kembali korban jiwa. Hidayat menyarankan, saat arus balik nanti pemerintah menggratiskan biaya tol, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di pintu tol.

Kalau itu dijadikan kompensasi, lanjut dia, itu juga masih belum sebanding. Ia membayangkan kesusahan pemudik, termasuk biaya bensin yang mencapai Rp 50 ribu/liter. Politisi PKS itu menilai, kerugian akibat macet selama arus mudik lalu sangatlah luar biasa besar.

”Kalau kemudian pemerintah memerintahkan arus balik nanti tol digratiskan, ya itu masih bagian dari empati lah,” ungkapnya.

Hidayat menyatakan, peristiwa ini merupakan pelajaran yang sangat serius bagi pemerintah untuk diselesaikan. Oleh karena itu, saat arus Balik pemerintah betul-betul harus memikirkan bagaimana caranya mengurangi kemacetan, seperti menyiapkan jalur-jalur alternatif.

Sumber: portalpiyungan.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK