Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

POLITIK

Ceramah di Pengajian PKS, Tokoh NU Bicara Persatuan Umat

badge-check
 
pkscirebon.org, Jakarta (7/10) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pengajian rutin bulanan di kantor DPP PKS tadi malam. Salah seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) mendapat kehormatan memberi ceramah dalam pengajian tersebut.
Dalam pengajian rutin bulanan yang digelar setiap Kamis pertama tersebut, Dr KH Shohibul Faroji Azmatkhan yang juga salah seorang pengurus di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan pentingnya upaya persatuan umat Islam terus dilakukan. Khususnya, lanjut dia, persatuan umat Islam dalam aspek politik.
“Jika kita berpolitik meninggalkan kitab (Alquran), sama dengan tidak ada ruhnya. Jadi mari kita berpikir yang menyatukan, bukan yang membeda-bedakan. Kita tidak bisa merubah orang menjadi A, tapi harus menghormati keberagaman. Kita harus berpikir terlebih dahulu tentang Islam dulu, baru kepentingan kelompok,” ujar Shohibul dalam pengajian bulanan tersebut di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016) malam.
Lebih lanjut Shohibul mengatakan, ada persamaan antara Hasan Al Banna dengan KH Hasyim Asyhari dalam gerakan dakwah. Yang membedakan keduanya, menurut dia, adalah teritorial dakwah kedua gerakan.
“Secara sejarah PKS ini larinya ke Masyumi. Gerak dakwah Hasan Al Banna dengan Hasyim Asyhari sama, hanya bedanya teritorialnya saja. Maka menjadi aneh sekarang ketika kita lupa dengan ukhuwah, dengan semangat Islam dan umat, hanya karena melihat siapa partainya sama kelompoknya,” cetusnya.
Soal politik, Shohibul mengatakan umat Islam memiliki kewajiban syariat untuk memilih partai Islam dibanding partai sekuler.
“Membela partai Islam hukumnya wajib. Selama masih ada pilihan partai Islam, pilih partai Islam. Jika ada dua partai Islam, maka pilih yang paling dekat dengan syariat,” imbuh Shohibul.
Pengajian yang dilaksanakan selepas Shalat Isya itu berjalan hingga pukul 22.00 WIB. Pimpinan dan pengurus DPP PKS serta masyarakat umum memenuhi ruangan aula tempat kegiatan tersebut hingga selesai.
Sumber: pks.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK