CIREBORN MEDIA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal Bulan Ramadan pada 1 Maret 2025.
Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang sering digunakan oleh organisasi tersebut setiap tahunnya.
“Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan ini mengumumkan bawah awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 Hijriah, berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang dipedomani oleh Majlis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai berikut: Ramadan jatuh pada 1 Maret 2025. 1 Syawal jatuh pada Senin 31 Maret 2025. 1 Dzulhijjah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025,” kata Sayuti dalam konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu, 12 Febaruari 2025.
Sebagai informasi, Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi islam yang memilih menggunakan metode hisab dalam menentukan awal Ramadan.
Hisab sendiri merupakan sebuah penentuan Ramadan menggunakan metode modern, yaitu matematis dan astronomis.*











