Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

POLITIK

Menko Polhukam Perlu Buat Roadmap untuk Pertahanan Laut

badge-check

Jakarta, PKS Cirebon News – Wakil Ketua Bidang Polhukam DPP PKS Sukamta mendesak Menko Polhukam yang baru memberikan perhatian yang lebih kuat untuk meningkatkan sektor pertahanan laut Indonesia. Perlu dibuat roadmap pertahanan di sektor laut baik dari sisi kebutuhan SDM, alutsista dan sarana prasarana pendukung.

“Pemerintah juga perlu memperkuat industri pertahanan. Kemampuan PT. PAL dalam membuat kapal perang cukup membanggakan. Apabila kapasitasnya dapat ditingkatkan, kebutuhan alutsista pertahanan laut sebagian besar dapat dipenuhi produksi dalam negeri,” ucap Sukamta, di Jakarta, Selasa (2/8).

Ia memandang banyaknya persoalan yang dihadapi Indonesia terkait dengan keamanan wilayah laut seperti illegal fishing, perompakan, penyelundupan dan akhir-akhir ini penyanderaan WNI oleh kelompok Abu Sayaf menunjukkan masih lemahnya sistem pertahanan kelautan Indonesia.

“Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki wilayah laut yang sangat luas mencapai lebih dari 3,5 juta kilometer persegi. Dengan kondisi tersebut, maka pintu masuk ke Indonesia sangat banyak dan hal ini menjadi potensi kerawanan bagi kedaulatan Indonesia,” kata Sukamta.

Persoalannya, kata dia, berdasar data TNI AL hingga akhir 2015 Indonesia hanya memiliki 145 KRI, itu pun 50% baru dalam proses peremajaan.

“Jelas kondisi ini tidak ideal untuk menegakkan keamanan di laut Indonesia. Sementara upaya menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) selalu terkendala anggaran yang terbatas,” ujar Sukamta.

Menurut Sukamta pemerintah dalam hal ini, perlu membuat upaya terobosan. Wibawa Indonesia di wilayah lautan harus diperkuat dengan meningkatkan intensitas patroli KRI di wilayah perbatasan dan wilayah rawan. “Selain itu juga perlu adanya pendekatan jangka panjang dengan memperkuat kerjasama pertahanan dengan negara tetangga dan juga second track diplomacy melalui hubungan kementerian luar negeri dengan negara tetangga,” ucap Sukamta.

Sumber: www.PKS.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK