Bogor, (15/10) — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi, Junaedi, mengadakan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sumber Daya Air di Bogor yang menangani wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau program kerja tahun anggaran 2024 dan membahas rencana kegiatan untuk tahun anggaran 2025. Junaedi menekankan pentingnya optimalisasi kinerja UPTD dalam menangani berbagai persoalan sumber daya air di wilayah yang meliputi Bogor hingga Jakarta ini.
Dalam kunjungannya, Junaedi menyoroti peran vital UPTD Sungai Ciliwung-Cisadane, khususnya terkait upaya pencegahan banjir. “Keberadaan UPTD di wilayah sungai Ciliwung-Cisadane ini cukup vital untuk penanganan banjir di Bogor dan sekitarnya hingga Jakarta,” ujar Junaedi. Menurutnya, optimalisasi pengelolaan sungai dapat mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi, terutama saat musim hujan.
Junaedi mengungkapkan bahwa DPRD Provinsi akan terus mendorong peningkatan kinerja UPTD agar dapat maksimal dalam tugas-tugasnya. “Kita dorong supaya kinerja ini bisa maksimal sebagai penanganan antisipasi banjir hingga memastikan kualitas sumber air wilayah Bogor dan sekitarnya,” ungkap Junaedi. Ia menambahkan bahwa kualitas air yang baik tidak hanya penting untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga ekosistem perairan di wilayah tersebut.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari monitoring program kegiatan yang sudah berjalan pada tahun 2024. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk melihat langsung kesiapan UPTD dalam melaksanakan rencana kerja tahun anggaran 2025, termasuk dalam hal pengadaan dan perawatan infrastruktur pengendalian banjir. “Evaluasi ini akan menjadi bahan penting untuk penyusunan anggaran berikutnya,” jelas Junaedi.
Junaedi juga menyampaikan apresiasi terhadap program-program yang telah dijalankan UPTD, meskipun ada beberapa tantangan di lapangan. Ia berharap dengan sinergi yang baik antara UPTD dan pemerintah daerah, solusi yang lebih efektif dapat segera diwujudkan untuk mengatasi masalah banjir dan menjaga kualitas air sungai. “Kami harap langkah-langkah ini bisa segera diterapkan dengan dukungan penuh dari pemerintah,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi optimalisasi program UPTD Sungai Ciliwung-Cisadane, serta menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih komprehensif dalam pengelolaan sumber daya air di masa mendatang.






