Menu

Mode Gelap
Warga Cirebon Mengeluh, Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Mas Jun: Masa Depan Bangsa Ada di Tangan Generasi Muda yang Dekat dengan Tuhannya Hari Peduli Sampah Nasional: Legislator PKS Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Anomali Ramadhan: Volume Sampah Naik, Mas Jun Ingatkan Fatwa MUI Soal Keharaman Buang Sampah Sembarangan Mas Jun Sambangi BBWS Ciliwung-Cisadane dan PAM Jaya, Matangkan Rumusan Raperda Air Permukaan Jabar Mas Jun Soroti Permasalahan Sampah dan Tanah Longsor dalam Agenda Pengawasan Pemerintah

KIPRAH

Di Sukabumi, Junaedi Desak Pemerintah Percepat Perbaikan Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana

badge-check


					Di Sukabumi, Junaedi Desak Pemerintah Percepat Perbaikan Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana Perbesar

Sukabumi, 10 Desember – Anggota Komisi IX DPRD Provinsi Jawa Barat, Junaedi, bersama timnya melakukan kunjungan kerja ke UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II Sukabumi. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kerusakan jalan dan jembatan akibat banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Kerja Sama Lintas Pemerintah
Dalam kunjungan tersebut, Junaedi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat untuk menangani dampak bencana secara cepat dan efektif. “Penanganan bencana seperti ini membutuhkan kerja sama yang solid. Ketika suatu wilayah memiliki kewenangan di tingkat daerah, provinsi, hingga pusat, semuanya harus bersinergi agar dapat ditangani dengan segera,” ujar Junaedi.

Pemanfaatan Dana BTT
Junaedi juga menekankan bahwa kondisi darurat ini membuka peluang untuk memanfaatkan pos Belanja Tidak Terduga (BTT). “BTT harus segera digunakan untuk penanggulangan bencana di Sukabumi. Ini adalah solusi jangka pendek yang dapat membantu mempercepat proses perbaikan infrastruktur,” jelasnya.

Revisi APBD 2025
Selain itu, Junaedi mengusulkan percepatan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, menyesuaikan dengan program prioritas Gubernur Jawa Barat yang baru. “Dengan pelantikan Gubernur baru pada Februari 2025, revisi APBD harus segera disesuaikan untuk mengakomodasi kebutuhan mendesak seperti penanganan bencana ini,” tambahnya.

Dampak Kerusakan Infrastruktur
Banjir dan longsor yang melanda Sukabumi telah menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah jalan dan jembatan utama, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Junaedi menilai bahwa perbaikan infrastruktur ini harus menjadi prioritas utama untuk mengembalikan aktivitas ekonomi dan keseharian warga.

Harapan Ke Depan
Melalui kunjungan ini, Junaedi berharap pemerintah provinsi dapat bergerak lebih cepat dalam menangani bencana dan memulihkan kondisi di Sukabumi. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan yang tinggi masih berlanjut di wilayah tersebut.

“Bencana ini menjadi pengingat bahwa kita perlu memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana ke depannya. Langkah cepat dan tepat sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Junaedi.

Kunjungan ini menegaskan komitmen DPRD Jawa Barat dalam mengawal upaya pemerintah agar lebih responsif dalam menghadapi situasi darurat yang berdampak luas pada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dialog Bareng Anak Muda Kota Cirebon, Mas Jun Ajak Melek Kebijakan Publik

4 Februari 2026 - 03:12

Dorong Partisipasi Anak Muda, Mas Jun Serukan Gen Z Melek Politik

3 Februari 2026 - 04:34

Mas Jun Tegaskan Sikap: Dukung Kebijakan KDM yang Pro Rakyat, Kritisi yang Tidak Tepat

18 Januari 2026 - 08:02

Ingin Rumuskan Raperda Pemanfaatan Sumber Air Permukaan yang Adil, Mas Jun Saring Aspirasi Perusahaan hingga Pengelola Bendungan

16 Januari 2026 - 03:19

DPD PKS Kabupaten Cirebon Tekankan Penguatan UPA dan Kaderisasi dalam Silaturahim Kecamatan Sumber

31 Desember 2025 - 02:15

Trending di POLITIK